Kerja Bibliography

Seringkali, kita memerlukan sharing daftar pustaka atau koleksi bibliography kita kepada research partner kita. Atau sebagai dosen, kita perlu sharing koleksi kita kepada murid/bimbingan atau sebaliknya mereka pun bisa sharing artikel kepada kita. Nah bagaimanakah prosedurnya menggunakan zotero ? Dan apakah kegunaannya ?

Mengapa kita sharing reference ?
Pada dasarnya adalah agar saya tahu apa yang digunakan research partner kita, apa bacaan mereka. Dan begitu pula sebaliknya, apa yang kita punya dan baca, agar mereka juga bisa membaca apa yang kita miliki.
Dalam proses pembimbingan penulisan untuk students saya, saya dapat dengan mudah memberitahu sumber bacaan yang harus dibaca. Dan sebagai supervisor, kita juga dapat mengetahui apa yang telah dibaca student kita. Apakah bacaan nya cukup ? apakah sudah benar arahnya atau melenceng ? dan juga apakah bacaan tersebut baik atau tidak.

Practical issue yang kedua adalah, jika kita punya tulisan atau partner kita punya tulisan yang perlu di edit bersama, maka, agar insert citation didalam dokumen tersebut tidak rusak dan bisa ditambah dengan mudah, maka penggunaan software yang sama (dalam hal ini zotero) dan bibliography nya pun harus sama juga. Syarat ini wajib.

Seperti diketahui, menggunakan zotero, kita tidak diharuskan membuat account di zotero.org. Software dapat digunakan dan berjalan dengan kemampuan 100% tanpa kita harus menjadi user / register as user di zotero. Logika ini berbeda ketika anda menggunakan Mendeley misalnya, dimana syarat penggunaannya harus register dulu. Dan safe bibliography dari journal masuk ke cloud Mendeley. Kemudian kita harus update refence yang ada di desktop kita. Hal ini sangat berbeda dengan zotero, begitu di install, anda dapat menggunakan. Apa yang disimpan langsung berada di aplikasi desktop zotero. Ini salah satu perbedaan yang mendasar dari dua software ini.

nah kembali ke topik kita, apa langkah-langkah untuk sharing reference ?
note : reference dan bilbiography saya gunakan bergantian dengan maksud yang sama. Karena dibanyak sumber, keduanya sering di tulis begitu.

Langkah Pertama : buat account di zotero

Silahkan masuk ke zotero.org dan register for free account.

Nah setelah anda punya akun ini, maka zotero desktop bisa anda sinkron kan dengan akun ini. Silahkan jalankan zotero desktop. Masuk kedalam menu Edit –> Preferences
Itulah setting yang saya pilih. Automatic sync, ketika ada internet.
Dan saya tidak melakukan file syncing. Mengapa ? karena kita punya keterbatasan free space untuk file pdf yang saya miliki. Sebagai catatan, saya memiliki lebih dari 1 GB ukuran datanya, terdiri lebih dari 5000 references. Sehingga yang di sync hanyalah bibliography nya saja. Free storage yang disediakan oleh zotero adalah 300mb. Jadi sekali lagi sebagai catatan, tidak ada batasan jumlah reference/bibliography yang di sinc, namu ada batasan untuk file space storage.

Jika sudah selesai setting nya, maka seharusnya zotero anda akan otomatis ter sinc ke zotero.org.

Langkah kedua: membuat group

Silahkan menuju zotero dan kemudian klik pada Groups tab

Silahkan create new group. Atau jika anda ingin masuk ke group yang sudah ada, anda search group. Pada scenario ini adalah saya membuat group baru untuk master student dibawah bimbingan saya pada topik Hospital Information System.

Kemudian setelah create group, anda dapat melihat group setting. Saya memilih group ini untuk closed, artinya hanya yang diijinkan dapat bergabung. Namun demikian orang lain (umum) masih bisa mencari dan search group ini. Setting lain cukup standar saja.Langkah selanjutnya adalah, kita melihat pada member setting. Pada awalnya hanya creator sajalah yang ada dalam member tersebut. Kemudian klik send more invitation untuk memasukkan aggota lain. Dalam skenario saya, saya meng invite mahasiswa untuk masuk. Dan sebagai catatan berarti anda harus tahu user id dari yang akan anda undang masuk. Atau , berikan nama group anda kepada research partner anda, agar mereka search group name dan request to join. Kemudian akan terlihat pada group setting seperti dibawah ini Silahkan klik approve, dan anggota tersebut segera menjadi anggota group library anda.

Nah begitulah cara membuat group baru.
Pada zotero anda dibagian bawah akan terlihat group tersebut

Jadi , pada zotero desktop anda akan terbagi menjadi 2 bagian besar. Group libraries dan my library. Bagian atas, my library adalah yang tidak di share kepada orang lain, your own library lah … 🙂

Dan yang bagian bawa, adalah group libraries. Ingat anda bisa memiliki lebih dari satu group library. Dan setiap group libary mempunyai pembatasan database yang terpisah. Sehingga anda bisa menjalankan “remove duplicate” pada kelompok tersebut saja, tanpa mempengaruhi yang lain.

Cara penggunaan, seperti create new collection atau sifat copy paste dan drag-n-drop juga sama saja dengan yang diatas. Jadi begitu anda membuat group, penggunaannya tidak ada bedanya dengan Zotero seperti biasa. Yang membedakan hanyalah share atau tidak, itu saja.

Ok, selamat ber-sharing ria.

 

 

 

There many tools to help researchers organize and conduct experiments. Many of these involve citing other’s research and their results. To help find research done by others, we must be able to find references to that research quickly and efficiently. Using the reference tools available will help you with this, but which one should you use and how do you decide?

According to a recent blog, most reference tools offer similar functions but some offer distinct differences. Zotero and Endnote allow you to work on several systems and do not require the use of the Internet. Zotero lets you archive web pages that you want to refer later, and uses several formats that are compatible with different database formats.

Mendeley, on the other hand, was launched and copyrighted by Elsevier, and is a fairly unique tool that helps researchers annotate and reference their own papers; can manage different file formats, such as PDF; and provides the ability for document sharing. According to another blog on reference management, Mendeley stresses on the article information and content instead of only the citation connected to the article. As of the beginning of this year, this software is offered free up to 2.0 GB. We focus here on comparing Mendeley to other citation and reference tools and provide instructions that can help you get started.

Using Mendeley

Mendeley has several videos and text instructions on how to install the software and help you get started. Systematic instructions for the desktop manager are also provided here.

  1. Go to the website and create an account.
  2. Download and install the software for Mendeley Desktop onto your computer.
  3. Sign in.
  4. You will then be asked to import papers from your computer or from other references to create your own reference library.
  5. Use the add function from the desktop screen or “drag and drop” to add files to create your library. You can also import manually and from other applications.
  6. Use the literature search function to find and add other articles of interest or import other articles from the Internet. These will then appear under Recently Added on the desktop.

By doing this, you have just created your Mendeley library arranged by author name. The library can be viewed and searched, and specific entries can be designated with markers according to your own preference (e.g., marked as read). You can also search the library to find all articles having a specific word or tag (also called “keyword” or “folder”). The desktop provides an additional viewing pane on the right that provides more information on the document that you choose, such as journal name, abstract, and any tag identifications. You can also add to the list of keywords yourself when necessary.

Special Features

Mendeley provides you with the full text so that you can read the selected documents on the desktop. It also allows you to add your own notes (e.g., “sticky notes”) to the document to keep track of specifics that are of interest to you.

Once you have reviewed, tagged, or arranged your library documents, you can upload your library to the Mendeley server by clicking on the sync button on the desktop. This allows you to access your library from your own desktop or from other compatible devices, and to provide information to your colleagues.

Writing Your Documents

Using the citation plugin feature, you will be able to write your documents and create citations and references with just a click of a button. To do this,

  1. Go to Tools at the top of the desktop screen.
  2. Choose the plugin feature that you want to install.
  3. Click on Install MS Word Plugin or the LibreOffice Plugin.
  4. Click on Citation and select the article you want to cite and reference.
  5. When ready to compile your bibliography, click on Insert Bibliography that is positioned under the horizontal ruler bar near the top of the desktop screen and choose a reference style from the drop-down list.

Mendeley will automatically create the reference list in your document and convert the references to the style of your choice.

Extra Features

In addition to its writing and referencing functions, Mendeley is also an academic social network in which you can connect with colleagues and share information. You only need to create your professional profile after you create a free account and sign in. You will also need to add your own publications through this link. This online function provides you with your readership information, public groups of interest that you can browse, and the ability to create private groups that let you connect with colleagues and share articles and other information.

In addition to the features offered for writing, referencing, and sharing information, Mendeley maintains a database of funding sources. You can find funding opportunities for your research using its indexed database of more than 22,000 possibilities from more than 2,000 organizations.

Decide for Yourself

This article is not an endorsement of one reference management tool over another. It is simply meant to provide you with information on this newest free tool. It costs you nothing to try it and make the decision for yourself about which reference manager is most compatible with your needs.



Comments are closed for this post.

0 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *